1 September 2015

          Singaraja – Untuk memperkenalkan mahasiswa baru terhadap jurusannya, HMJ TP  FIP UNDIKSHA melaksanakan Temu Sapa Mahasiswa Baru Jurusan Teknologi Pendidikan 2015. Kegiatan  yang bertempat di Monumen Perjuangan  Tri Yuda Sakti atau yang dikenal dengan Tugu Tiga Singaraja dibuka oleh Dekan FIP  UNDIKSHA Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd.
  Acara yang berlangsung Kamis, 27 Agustus 2015  mengangkat tema "Solidaritas Bangkitkan Kebersamaan". Temu Sapa  ini sebagai ajang untuk mengakrabkan seluruh komponen baik maba (mahasiswa baru), senior, dosen, dan laboran. Selama kegiatan Maba Jurusan TP yang berjumlah 40 orang  dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai lima kawasan TP yaitu Desain, Pengembangan, Pemanfaatan, Pengelolaan dan Evaluasi.
  “Temu Sapa terdiri dari beberapa sesi acara yaitu Temu PA (Pembimbing Akademik) maba, Pengenalan IMATEPSI (Ikatan Mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan Se- Indonesia) oleh Ketua HMJ TP demisioner 2013/2014 Ida Ayu Tika Jembari, Pengenalan organisasi dan fungsionaris HMJ TP, Sekapur Sirih tentang Jurusan Teknologi Pendidikan oleh salah satu dosen I Gde Putu Arya Oka, S.ST.,  games terdiri dari lima pos yang menguji  kekompakkan dan kebersamaan  setiap kelompok” ungkap Kadek Bisma Sudarmika selaku ketua panitia kegiatan.
          Temu Sapa tahun ini sedikit berbeda dari tahun lalu yaitu dari segi tempat pelaksanaan, tahun lalu dilaksankan di Kampus Tengah UNDIKSHA sedangkan tahun ini dilaksankan di luar kampus  karena beberapa pertimbanga salah satunya adalah mendapatkan suasana baru untuk maba yang mayoritas berasal dari luar Singaraja.
Selain panitia pelaksana  di kegiatan temu Sapa juga hadir mahasiswa senior  jurusan TP “Dari tempat PPl real kami sempatkan datang untuk melihat dan mengenal mahasiswa baru yang akan menjadi adik tingkat kami serta menjalin silahturahmi” ungkap Gama, mahasiswa semester 7.
          Kegiatan  yang juga diselingi  acara hiburan dengan pemutaran video biografi beberapa maba,  penampilan masing-masing kelompok dan diakhiri dengan Malam Renungan diisi oleh Ida Bagus Widiana  alumni TP.
TP AYEEE!
HIDUP MAHASISWA!

Posted on Selasa, September 01, 2015 by HMJ Teknologi Pendidikan

No comments

                 Singaraja- Kamis, 13 Agustus 2015 HMJ ( Himpunan  Mahasiswa Jurusan) Teknologi Pendidikan FIP (Fakultas Ilmu Pendidikan) UNDIKSHA 2015 melaksankan kegiatan Pengenalan  Jurusan. Kegiatan ini merupaka serangkaian kegiatan OKK (Orientasi Kehidupan Kampus) UNDIKSHA.
               Pengenalan Jurusan Teknologi Pendidikan dibuka langsung oleh Dekan FIP UNDIKSHA Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd. bertempat di Ruang Kuliah TP B FIP UNDIKSHA. Pada pengenalan jurusan ada beberapa sesi, paruh pertama terdapat kegiatan Pengenalan Jurusan TP, dosen TP dan kompetensi TP, lalu dilanjukan oleh Sosialosasi PKM ( Program Kreativitas Mahasiswa) dari Pokjakim UNDIKSHA.
Paruh siang dilanjutkan oleh kegiatan sosialisasi mars UNDIKSHA dari UKM Paduan Suara Bahana Suara Ganesha (BSG) dan pengenalan berorganisasi oleh Ketua UKM Persma VISI UNDIKSHA.  TP AYEE. HIDUP MAHASISWA

Posted on Selasa, September 01, 2015 by HMJ Teknologi Pendidikan

No comments


                        Tanah Aron, 07/07/2015, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), kembali melaksanakan bakti sosial yang tahun ini mengambil tempat di Tugu Monumen Perjuangan Tanah Aron yang terletak di Dusun Tanah Aron, Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem. Tema baksos tahun ini adalah “Pembinaan Kesadaran dan Semangat Perjuangan Generasi Muda melalui Multimedia Perjuangan Para Pahlawan di Tanah Aron”. Kegiatan Bakti Sosial ini merupakan rangkaian kegiatan kerjasama yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Yayasan Kebangkitan Proklamasi (YKP) Provinsi Bali dengan Jurusan Teknologi Pendidikan FIP Universitas Pendidikan Ganesha.
                       Ketua panitia kegiatan, I Komang Apriadi Gunawan mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial tahun ini secara integratif memadukan keterampilan mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan dalam mengembangkan multimedia dengan konten sejarah dengan kebutuhan pengelola Monumen Tanah Aron pada khususnya serta YKP Bali pada umumnya. Multimedia yang dikembangkan oleh mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan FIP UNDIKSHA merupakan salah satu sumber belajar by design yang secara spesifik berisi: (1) wawancara ekslusif dengan Ketua Yayasan Kebaktian Proklamasi (YKP) Bali, (2) dokumentasi perjalanan para pejuang di Tanah Aron sebagai tempat bersejarah yang sekarang dikenal dengan nama Tugu Monumen Perjuangan Tanah Aron, dan (3) informasi autentik dari berbagai pihak terkait.
Ketua YKP Bali, Bapak I Gusti Ngurah Gede Yudana, yang juga merupakan putra Pahlawan Nasional, I Gusti Ngurah Rai, berkomitmen melaksanakan kerjasama dengan Jurusan Teknologi Pendidikan FIP UNDIKSHA secara kontinu. Menurut beliau, inilah bukti nyata peran generasi muda dalam melanjutkan nilai-nilai perjuangan. Peran nyata generasi muda, khususnya mahasiswa Teknologi Pendidikan sebagai calon tenaga Pengembang Teknologi Pembelajaran adalah dengan turut memfasilitasi generasi penerus bangsa untuk belajar dengan baik melalui berbagai sumber termasuk multimedia pembelajaran dengan konten sejarah perjuangan bangsa. Beliau berharap agar mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan dapat terus mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam mengintegrasikan teknologi untuk pelestarian nilai-nilai sejarah.
                  Kegiatan bakti sosial ini juga dirangkaikan dengan kegiatan sosialisasi Jurusan Teknologi Pendidikan pada masyarakat di Bali Timur khususnya masyarakat Karangasem. Salah satu standar kompetensi lulusan (SKL) Jurusan Teknologi Pendidikan adalah mampu merancang, mengembangkan, menerapkan, mengelola dan mengevaluasi berbagai media dan sumber belajar. Sebagai calon tenaga Pengembang Teknologi Pembelajaran yang sedianya ada dan ditempatkan di sekolah-sekolah, baik di tingkat Taman Kanak-Kanak sampai Perguruan Tinggi, para mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan sudah sewajarnya dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilannya di masyarakat secara nyata. MERDEKA!


Posted on Selasa, September 01, 2015 by HMJ Teknologi Pendidikan

No comments

21 Agustus 2015

VISI:

 Menjadikan jurusan Teknologi Pendidikan sebagai pusat keunggulan dan rujukan dalam penyiapan teknolog pembelajaran, tenaga kependidikan lainnya yang mampu menguasai teknologi informasi dan komunikasi untuk memfasilitasi belajar dan memecahkan masalah-masalah pembelajaran /pendidikan secara cerdas dan kompetetif  

MISI Jurusan 

1.Menyelenggarakan pendidikan tinggi untuk menghasilkan teknolog pendidikan/pembelajaran yang unggul dan memiliki daya saing tinggi.
2 2.Menyelenggarakan penelitian dan pengembangkan dalam bidang teknologi pendidikan/pembelajaran untuk menghasilkan karya akademik yang unggul dan menjadi rujukan bagi tenaga fungsional pengembang teknologi pembelajaran.
3 3.Menerapkan berbagai hasil karya dalam bidang teknologi pendidikan/pembelajaran untuk memeberdayakan masyarakat menuju pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran yang mampu mengatasi berbagai persoalan Negara, bangsa dan kemanusiaan.
4 4.Menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas kinerja institusi
5 5.Memberdayakan alumni dalam rangka peningkatan peran dan citra pengembang teknolog pembelajaran
 6 6.Membangun organisasi yang sehat dengan menerapkan manajemen korporasi, akreditasi penjaminan mutu, dan evaluasi diri secara berkesinambungan dengan prinsip otonomi, transparasi dan akuntabilitas. 

PROFIL LULUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN 

1. Pengembang Teknologi Pembelajaran
2. Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
3. Jurnalis
4. Wirausaha dalam bidang Pendidikan dan Pelatihan

Posted on Jumat, Agustus 21, 2015 by HMJ Teknologi Pendidikan

No comments

8 Mei 2015




Jakarta - Tanggal 28 sampai dengan 30 April 2015 Ikatan  Mahasiswa  Teknologi  Pendidikan  Se-Indonesia  (IMATEPSI) melaksanakan Seminar Nasional, RAKORNAS IMATEPSI dan Kunjungan ke SEAMOLEC. Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini, 11 Universitas di Indonesia ikut serta dalam kegiatan ini dengan mengirim delegasinya termasuk Jurusan TP FIP UNDIKSHA.
Dalam  mempersiapkan  diri  untuk  menghadapi  Masyarakat  Ekonomi ASEAN  (MEA),  Ikatan  Mahasiswa  Teknologi  Pendidikan Se- Indonesia (IMATEPSI)  melaksanakan  koordinasi  dan  monitoring  program  kerja  yang sudah  dibentuk.  Ikatan  Mahasiswa  Teknologi  Pendidikan  Se-Indonesia  (IMATEPSI)  adalah  suatu  organisasi  atau  ikatan  antara  mahasiswa  atau mahasiswi  Teknologi  Pendidikan  se-Indonesia.  Kegiatan  yang  terdapat  dalam IMATEPSI  merupakan  suatu  pemberdayaan  mahasiswa  yang  terkait  dengan pendidikan.  
Seminar Nasional, dengan tema “Sejarah Perkembangan Teknologi Pendidikan dan Menghadapi Tantangan di Masa Depan” bersama Prof. Dr. Yusufhadi Miarso, M.Sc
Disampaikan Prof. Dr. Yusufhadi Miarso, M.Sc Teknologi Pendidikan intinya adalah memfasilitasi orang belajar bukan hanya menggunakan media. Jalur TP bukan hanya pendidikan formal saja. Berikut ini pemaparan  penulis buku Menyemai Benih Teknologi Pendidikan dalam Seminar Nasional di UNJ.
Perlunya Sejarah
1     1. Mengetahui apa yang berkembang dari waktu ke waktu
       2. Mengetahui sebab-musabab terjadinya perubahan
3     3. Mengambil pelajaran dari masa lalu
4     4. Memperbaiki/tidak mengulangi kesalahan yang ada
5     5. Melestarikan nilai-nilai esensial dan memperbaruhi sesuai keadaan.
Kegiatan Pengembangan (1)  
  • Pengkajian dan Studi Kelayakan (1968-1973)
-Emerson (1968) “Educational in Indonesia”
- Koch (1969) “ Educational Radio in Indonesia”
- Willings (1970) “Educational Broadcasting in Indonesia”
- Miarso (1970) “The Development of Educational Broadcasting in Indonesia” Jamison (1971) “Alternative strategis …”
- Alisyahbana (1972) “Study of The Specification of Technology”
- Alwi Dahlan (197) “The effect Educational in Broadcasting”
- LMUI (1972) “The Management Educational Broadcasting
- Dll
  •  Kegiatan Pengembangan (2)
-  Pendidikan tenaga ahli di luar negeri (1970-1980)
- Sosialisasi gagasan (Seminar Nas. SRP)- 1972
- Pelatihan tenaga terampil (1972) Jakarta
-Ujji coba produksi program siaran radio (1973)
-Ekperimen di DIY, Jateng dan Irja (1973-1974)
- Evaluasi hasil eksperimen (1975)
                       -Studi banding ke mancanegara (1975)
  • Kegiatan Pengembangan (3)
    • Tim Studi para-investasi Teknologi Komunikasi untuk Pendidikan dan Kebudayaan >> STPN Telkom –Dikbud >> Pusat TKPK (1975-1978)
    • Pendidikan tenaga ahli TP S1 1976; S2 & S3 1978 > Sekarang
    • TKPLS & TKPD di 11 Propinsi 1976
    • TKPT (ITB, IPDB, UNDIP, ITS, IKIP Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya & Malang muali 1976)
  • Kegiatan Pengembangan (4)
    • SMP Terbuka (1978)
    • ECD Project (1978-1984)
    • Rural Satelite Project (BKSPT –Intim) (1982 -1985)
    • International Workshop on teaching St a distance 1982 >> konsep awal UT (1984)
    • Serial TV Pendidikan Watak (ACI 1984)
    • Televisi Pendidikan Indonesia (1991-2001)
    • Indonesia Distance Learning Network (1994)
    • SEAMOLEC (1997)
  • Kegiatan Pengembangan (5)
    • Nusantara 21 (1997-1999)
    • Telematika (1998-2006)
    • SMU terbuka (2000-2009)
    • Pengembangna KKPI (Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi di SMK se-Indonesia (2002-sekarang)
    • TV Edukasi (2003-sekarang)
    • Pengembangan TIK (Jardiknas 2005-sekarang)
Prof. Dr. Yusufhadi Miarso, M.Sc menjelaskan tantangan-tantangan yang akan dihadapi oleh Teknologi Pendidikan  masa kini maupun masa depan
  • Tantangan Masa Kini
1. Diperlukan tenaga profesi dalam berbagai bidang pembangunan ekonomi (MEA)
2.  Pendidikan keahlian TEP sekarang lebih bersifat akademik
3. Lebih mementingkan perkembangan teknologi (terutama TIK) – bukan usaha memfasilitasi belajar dalam segala kondisi
4.   Pengembangan kurikulum sesuai KKNI
  • Tantangan Masa Depan
1.  Pengakuan profesi
2.  Peningkatan karya dan publikasi
3.  Perluasan kerja sama dengan
      • Depnakertrans
      • Lembaga pendidikan nun-formal dan alternatif
      • Lembaga Diklat
      • Lembaga media
      • Lembaga pendidikan profesi di luar negeri
      • Ikatan profesi (IPTPI)
Nilai yang dipertahankan
  • Hak semua orang untuk belajar
  • Belajar terjalin sebagai proses sosial
  • Sember belajar perlu dikembangkan, dimanfaatkan &dikelola dengan baik
  • Perbedaan karakteristik pembelajar harus diperhatikan
  • Learning to know to do. To be and to live together harmoniously 
Demikian pemaparan Prof. Dr. Yusufhadi Miarso, M.Sc dalam seminar “Sejarah Perkembangan Teknologi Pendidikan dan Menghadapi Tantangan di Masa Depan” (Hima TP)

Posted on Jumat, Mei 08, 2015 by HMJ Teknologi Pendidikan

No comments